Kadis Kominfo Kaltim, HM Faisal, menyerahkan penghargaan Wartawan Legend Bedapatan ke-4 (foto: Ist)
SAMARINDA, BritaHUKUM.com – Komunitas Wartawan Legend ke-4 Bedapatan Kalimantan Timur (Kaltim) dirangkaikan dengan Malam Apresiasi terhadap Wartawan yang berlangsung kembali dan digelar di Hotel Claro Pandurata, Kompleks GOR Kadrie Oening, Samarinda, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan dengan mempertemukan insan pers dari generasi ke generasi yang menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi, juga mengenang para insan pers yang telah telah lebih duluh menghadap sang khalik.
Ketua Panitia pelaksana, Charles Siahaan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan tersebut dapat terselenggara dengan baik. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada berbagai organisasi dan asosiasi pers yang turut berpartisipasi dalam menyukseskan acara tersebut.
Selain menjadi ajang silaturahmi antar wartawan senior baik yang masih aktif berperan dalam menulis artikel maupun sudah sepuh. Kegiatan tersebut juga diisi dengan haul sebanyak 127 wartawan di Kalimantan Timur yang telah berpulang sebagai bentuk penghormatan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, mewakili Gubernur Kaltim menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Wartawan Legend Bedapatan yang dinilai memiliki makna penting bagi keberlangsungan dunia pers.
Dalam sambutan tertulis Gubernur Kalimantan Timur yang dibacakannya, disebutkan bahwa pers memiliki peran strategis sebagai penjaga akal sehat publik, penguat demokrasi, serta perekat persatuan dan harmoni sosial di tengah derasnya arus informasi saat ini.
“Pers yang sehat bukan hanya kuat secara bisnis dan teknologi, tetapi juga menjunjung tinggi profesionalisme, etika, objektivitas, dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi,” sebut Faisal membacakan pesan Gubernur.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, lanjutnya, memandang pers sebagai mitra pembangunan yang memiliki peran penting dalam mengawal jalannya pemerintahan melalui kritik yang konstruktif, independen, dan berbasis data.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh daerah dan insan pers, di antaranya Wali Kota Samarinda Andi Harun, mantan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, Mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari serta para tokoh pers Kalimantan Timur, dan undangan wartawan dari berbagai organisasi dan perusahaan pers.
Sebelumnyan pada siang hari Rangkaian acara turut diisi dengan Konvensi Media Siber yang bertujuan membahas tantangan pers, mencari solusi atas nilai ekonomi karya jurnalistik, serta memperkuat ekosistem media yang sehat. (bha).






