Suasana di lusr gedung Tumah Sakit DR Yusuf SK akibat Gempa 4,8 Mgt guncang Tatakan (Foto: Agus Eka)
TARAKAN, Brita HUKUM : Warga Kalimantan Utara (kaltara) terutama di wilayah Kota Tarakan dikagetkan gempa bumi getaran yang cukup kuat sekitar pukul 18.37 Wita, Rabu (06/11/2025)
Berdasarkan informasi yang diperoleh gempa ini berkekuatan 4,8 Magnitudo. arah tenggara sekitar 24 kilometet arah Tarakan dengan kedalaman 10 kilometer di bawah laut.
Rilis BMKG Balikpapan, wilayah Tarakan diguncang gempa bumi tektonik, hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki parameter dengan magnitudo 4.8. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 3.33° LU dan 117.82° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 24 km Tenggara Kota Tarakan pada kedalaman 10 KM.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi kedalaman dangkal akibat aktivitas Sesar Tarakan,” jelas BMKG.
Gempa bumi ini dirasakan di Tarakan dengan intensitas IV-V MMI, Tanjung Selor, Berau, Nunukan dengan intensitas III-IV MMI, Malinau dengan intesitas III MMI, IV Pulau Bunyi.
Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang, dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti. Hingga saat ini tidak terdapat laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan.
Hingga pukul 18.51 WITA, hasil monitoring belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
“Gempa ini tidak menimbulkan sunami, kepada masyarakat di wilayah gempa sekitarnya dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi,” ujar Muhammad Sulam Ilmi Kepala BMKG Kota Tarakan.
Agus eka sulo, seorangn Pengacara warga kota Tarakan yang berdomisili di Kampung Baru Kota Tarakan kepada pewarta menjelaskan bahwa guncangan gempa sangat keras sehingga bersama keluarganya lari menyelamatkan diri.
“Saat gempa sayavada di rumah, guncangan sangat keras kami lari menyelamatkan diri, termaauk anak saya sedang tidur kaget lari dengan memeluk bantal,” ujar Eka, Rabu (05/11/1025) malam.
Eka Sulo juga menjelaskan bahwa, akibat gempa dengqnnguncangan cukup keraa membuat Gedung Mall Ramayana lantai dua runtuh, demikian juga dengan keberadaan Pasien di RSUD dr. Jusuf SK Tarakan, Kalimantan Utara, dievakuasi ke luar gedung.
“Saya melihat akibat kepanikan di kalangan pasien dan warga sekitar rumah sakit, pasien-pasien terlihat dievakuasi dari ruang perawatan menggunakan infus dan tempat tidur rumah sakit ke area di luar gedung ” pungkas Eka Sulo. (bha/agazali).






